Lapisan lemak dalam tubuh anda
Lapisan lemak terbagi dalam 2 susunan:
- Lemak Subkutan (lapisan atas):
2. Lemak Visceral (lapisan bawah)
Lapisan ini berisi lemak yang dengan ketebalan normal berguna untuk melindungi organ-organ dalam tubuh. Lemak Visceral terletak di lapisan dalam tubuh. Namun, jika lapisan ini terlalu tebal, dapat berbahaya bagi kesehatan dan mengakibatkan kegemukan (lapisan lemak visceral yang terlalu tebal jelas terlihat di daerah perut). Lapisan lemak ini dapat di kurangi dengan olahraga dan diet teratur. Namun, seiring dengan gangguan metabolismeyang dialami setiap orang yang menua. olahraga dan diet seringkali tidak cukup efektif.
Mengukur lemak tubuh
Tidak mudah untuk mengukur lemak tubuh seseorang. Cara-cara berikut memerlukan peralatan khusus dan dilakukan oleh tenaga terlatih:- Underwater weight, pengukuran berat badan dilakukan di dalam air dan kemudian lemak tubuh dihitung berdasarkan jumlah air yang tersisa.
- BOD POD merupakan ruang berbentuk telur yang telah dikomputerisasi. Setelah seseorang memasuki BOD POD, jumlah udara yang tersisa digunakan untuk mengukur lemak tubuh.
- DEXA (dual energy X-ray absorptiometry), menyerupai skening tulang. Sinar X digunakan untuk menentukan jumlah dan lokasi dari lemak tubuh.
- Jangka kulit, ketebalan lipatan kulit di beberapa bagian tubuh diukur dengan jangka (suatu alat terbuat dari logam yang menyerupai forseps).
- Bioelectric impedance analysis (analisis tahanan bioelektrik), penderita berdiri diatas skala khusus dan sejumlah arus listrik yang tidak berbahaya dialirkan ke seluruh tubuh lalu dianalisis.
Pengukuran berat badan menurut WHO ( 2010) dapat dilakukan dengan membagi berat badan dengan tinggi badan kuadrat. Hal ini dinamakan dengan Indeks Masa Tubuh ( IMT).
Tabel berat badan-tinggi badan
ini telah digunakan sejak lama untuk menentukan apakah seseorang mengalami kelebihan berat badan. Tabel biasanya memiliki suatu kisaran berat badan untuk tinggi badan tertentu.Permasalahan yang timbul adalah bahwa kita tidak tahu mana tabel yang terbaik yang harus digunakan. Banyak tabel yang bisa digunakan, dengan berbagai kisaran berat badan yang berbeda. Beberapa tabel menyertakan ukuran kerangka, umur dan jenis kelamin, tabel yang lainnya tidak.
Kekurangan dari tabel ini adalah tabel tidak membedakan antara kelebihan lemak dan kelebihan otot. Dilihat dari tabel, seseorang yang sangat berotot bisa tampak gemuk, padahal sesungguhnya tidak.
Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index, BMI)
| BMI | Klasifikasi |
|---|---|
| < 18.5 | berat badan di bawah normal |
| 18.5–24.9 | normal |
| 25.0–29.9 | normal tinggi |
| 30.0–34.9 | Obesitas tingkat 1 |
| 35.0–39.9 | Obesitas tingkat 2 |
| ≥ 40.0 | Obesitas tingkat 3 |
Rumus:
- Satuan Metrik menurut sistem satuan internasional :

- Rumus :

adalah berat badan dalam satuan metrik kilogram dan
adalah tinggi badan dalam meter.Pengobatan
Pembatasan asupan kalori dan peningkatan aktivitas fisik merupakan komponen yang paling penting dalam pengaturan berat badan. Kedua komponen ini juga penting dalam mempertahankan berat badan setelah terjadi penurunan berat badan. Harus dilakukan perubahan dalam pola aktivitas fisik dan mulai menjalani kebiasaan makan yang sehat.TRA
Program Pengaturan Berat Badan
Produk Yang Tepat
Mengikis lemak adalah kunci keberhasilan program pengaturan berat badan jangka panjang yang sehat. TRA memberikan pendekatan seimbang dari berbagai aspek pengaturan berat badan degan mengikuti mekanisme berikut ini:
- TRA mengontrol keinginan akan karbohidrat
- TRA mengontrol stress
- TRA menghambat penyimpanan lemak
- TRA meningkatkan metabolisme tubuh
Ikuti prinsip aturan makan 3-3-3-3 artinya 3 porsi karbohidrat, 3 porsi protein, 3 porsi sayur-sayuran, 3 porsi buah-buahan
Olahraga Yang Tepat
Olahraga bisa berupa jalan kaki, jogging selama 15-30 menit atau naik tangga. Anda juga dapat memilih olahraga yang anda suka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar