Kamis, 12 Juli 2012

 PENUAAN DINI


Penuaan Dini, adalah proses dari penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya. Paradigma baru menggambarkan bahwa ketidakseimbangan hormon, seperti HGH (Human growth Hormone), estrogen, estradiol, testosteron, dan sebagainya dapat memicu terjadinya penuaan dini.
Penuaan dini bisa terjadi jika usia kronologis tidak sama dengan usia biologis, hingga membuat seseorang tampak lebih tua dari usia sebenarnya.
Faktor Penyebab Penuaan dini di bagi menjadi 2 yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal:

1. Genetik
Pada kasus penuaan dini, ada juga orang yang mengalami masalah ini karena faktor keturunan. Gen “aging” yang terbawa dalam diri seseorang akan memungkinkan dirinya menjadi tua sebelum waktunya. Sebaliknya, ada yang memiliki faktor keturunan untuk terlihat awet muda

2. Usia
Proses aging atau penuaan akan dimulai pada usia 20-an, namun kulit masih akan mampu menyeimbangkan dan menghambat proses penuaan ini. Kulit akan berkurang kemampuannya untuk memproduksi sel-sel kulit baru ketika sudah memasuki usia di atas 30 tahun.

3. Kondisi fisik dan kesehatan
Kulit merupakan salah satu salah satu penanda fisik yang menonjol ketika tubuh mengalami masalah kesehatan. “Ketika tubuh sedang sakit, efeknya akan langsung terlihat pada kulit, misalnya menjadi kusam dan tidak bercahaya,” tukas Eddi. Jika kulit tidak dirawat dengan tepat setelah mengalami sakit, kulit akan menjadi semakin bermasalah dan rusak.

Faktor Eksternal

1. Radikal bebas
Yaitu molekul ganas yang menggerogoti sel-sel tubuh termasuk jaringan kalogen. Sebagian ahli berpendapat bahwa radikal bebas terbentuk sebagai efek polusi lingkungan, paparan sinar matahari, pemakaian air yang tercampur bahan kimia, perubahan cuaca dan faktor lain yang mengganggu pertumbuhan normal kalogen.

Pencegahan radikal bebas dapat dilakukan dengan mengatur pola makan, diet yang mengandung protein tinggi dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin seperti buah dan sayuran. Dengan gizi yang baik, struktur sel akan membaik hingga proses penuaan dini dapat diperlambat.

2. Sinar matahari
Untuk menghindari pengaruh buruk sinar matahari, hindari saat sinar matahari memancarkan sinar ultra violet di titik kulminasi (antara pukul 10.00 – 15.00) dan selalu mengenakan tabir surya pada wajah dan bagian tubuh yang terbuka setiap ke luar ruangan.

3. Kelembaban udara
Kelembaban udara yang tinggi dan tidak stabil seperti di alam tropis ini, menjadi penyebab terjadinya penuaan dini, terutama jika kulit tidak dilindungi dengan baik.


4. Kebiasaan yang tidak sehat
Kesehatan kulit sangat dipengaruhi oleh kebiasaan hidup sehari-hari. Kebiasaan buruk seperti merokok,  minum kopi dan alkohol, stres, sampai kurang tidur, akan membuat kulit menjadi lebih kering. Kulit yang kering menjadi salah satu penanda dari faktor penuaan dini, karena pada usia produktif kulit manusia sebenarnya masih memiliki tekstur yang baik.Namun berbagai kebiasaan buruk itu membuat sel kulit menjadi rusak, dan kulit menjadi kering, karena kulit tidak mampu menangkap dan mempertahankan air dalam lapisan kulitnya.

BAGAIMANA PENUAAN TERJADI

Proses Kematian Sel Kulit

      Sel-sel dalam tubuh kita memiliki jam biologis dan memiliki program selnya masing-masing. Setiap sel disandikan oleh masing-masing genotip. Ada banyak kode genetik yang sangat terkait dengan dengan proses ini. Kematian sel yang dinamakan ‘apoptosis’ terjadi dengan sendirinya secara alamiah. Sementara jika kita mengalami sakit ataupun kelainan yang lain, maka akan terjadi kematian sel yang dinamakan ‘nekrosis’. Kematian ini sangat tergantung dari individu itu sendiri, pola diet, dan riwayat penyakit yang diderita. Diketahui bahwa kematian sel berlangsung setiap saat dan dipenagruhi berat badan seseorang, juga faktor lingkungan dan genetik.
Kulit adalah organ tubuh yang paling terekpos dibandingkan organ tubuh lain. Perubahan morfologi atau fisiologi karenan factor penuaan dapat terdeteksi jauh lebih dini dibandingkan dengan organ lain yang tidak tampak. Berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal, terutama paparan sinar matahari bias mempengaruhi kecepatan proses menua pada kulit.

Jenis Penuaan Kulit

      Penuaan kulit terbagi atas 2 proses besar, yaitu penuaan intrinsik atau penuaan kronologi (chronological aging) dan penuaan ekstrinsik (photoaging). Penuaan intrinsik terjadi karena proses fisiologis dan terprogram secara genetik yang dipengaruhi faktor genetika, ras dan hormon. Sementara penuaan ekstrinsik terjadi karena radiasi sinar UV matahari dan efek buruk lingkungan, seperti polusi udara dan air yang mempercepat proses penuaan intrinsik.

      Penuaan kronologi ditunjukan dari adanya perubahan struktur, fungsi dan metabolic kulit seiring bertambahnya usia. Perubahan yang tampak pada permukaan kulit, diantaranya kerutan halus dan pucat, serta kulit menjadi kering dan tipis.
      Penuaan karena proses photoaging adalah proses yang menyangkut berkurangnya kolagen serta serat elastin kulit akibat paparan sinar matahari. Paparan yang berlebihan bisa menyebabkan kerusakan kuliat akbiat munculnya enzim proteolisis dari radikal bebas yang terbentuk. Enzim ini selanjutnya memecahkan kolagen serta jaringan penghubung di bawah lapisan dermis. Jenis penuaan ini menghasilkan kerutan kasar, bersisik dan warna kulit yang tidak merata.

10 TANDA  PENUAAN KULIT

  1. Garis Halus
  2. Kerutan atau Keriput
  3. Kendur
  4. Kantong mata
  5. pori-pori Membesar
  6. Garis Senyum di Bibir
  7. Kulit Kering, kasar dan Kusam
  8. Tidak Elastis
  9. Noda-noda Gelap
  10. Warna kulit (Pigmentasi) Tidak Merata